Teman saya, Icha, sudah akan balik ke Jakarta untuk seterusnya. Dia pengen ke Gunung Banyak, katanya mau ngejar sunrise. Jadilah malam sebelumnya saya nginap di rumahnya supaya bisa berangkat pagi. Rencananya memang mau berangkat pagi-pagi, supaya bisa dapat sunrise.
Tanggal 3 Februari 2015, pagi-pagi jam 5 kurang, saya dan Icha berangkat menuju perbatasan Kota Malang dengan Kota Batu. Sebagai informasi, Gunung Banyak terletak di bagian barat kota Batu, Desa Songgokerto. Tim ke Paralayang, Gunung Banyak, adalah saya, Icha, Tetha, Ebin, Ewin, dan Indra. Kami berkumpul di depan salah satu rumah makan di ujung Kota Malang. Ketika saya dan Icha sampai di sana, baru ada Ebin dan Tetha. Ewin dan Indra belum datang, dan kami menelepon berkali-kali supaya mereka segera datang. Hahaha, dasar Ewin dan Indra, ditunggui gak muncul-muncul, sehingga kami berempat berangkat dan markir di pom bensin di Batu. Baru jam 6 lebih mereka berdua muncul, dan disertai dengan prahara diomelin kami cewek-cewek. Hahaha.
Kami berangkat menuju Gunung Banyak, dan tentu saja matahari sudah naik. Uang masuk ditarif sebesar Rp5.000. Karena sudah sampai di sana dan tidak dapat matahari terbit, maka kami motret-motret narsis saja hahaha. Di Gunung Banyak ada Omah Kayu, tempat yang bagus karena bisa melihat pemandangan kota. Tetapi mungkin kami kepagian, sehingga tempat itu masih tutup.
Gak papa sudah, yang penting sudah pernah ke Gunung Banyak :D
Menuju Gunung Banyak!
Rabu, 25 Februari 2015
Pemandangan yang bikin 'Whoaaaaahhh!'
Episode dari serial
kisah mata,
melancong
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar