Sikumana, 2

Selasa, 23 Desember 2014

Di sini, waktu berjalan lebih cepat, berdampingan dengan ritme yang sering pelan.
Di sini, menemukan benda-benda lama mengumbarkan rasa masa lalu yang selalu manis.
Di sini, bercium-ciuman dengan sepe menghadirkan rasa damai akan kebersahajaan kota kecil.
Di sini, mendengarkan gema paduan suara gereja dari kejauhan menumbuhkan rasa rindu tentang kisah di kota lain yang jauh di sana.
Di sini, kesunyian malam mengecapkan rasa penasaran paling dalam, suara apakah yang indah terdengar dari setiap tembok-tembok rumah yang terlewati, atau dari sela-sela lorong yang sendiri?
Di sini, rasa lapar seolah menguar pecah di udara, digantikan tawa yang meronta-ronta dari sudut-sudut sukacita.
Di sini, jagung goreng lebih gampang dihayati daripada empat garis sinyal telepon.
Di sini, mencintai menjadi lebih mudah.

Kupang, Desember 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS