Kota Blitar adalah tipe kota yang saya sukai: jalan-jalan raya yang lebar namun tidak terlalu padat dengan kendaraan (atau mungkin karena kami ke sana hari Minggu ya?), tata kota yang enak dilihat dan rapi, dan suasana jadulnya terasa sekali jika melewati rumah-rumah yang masih bergaya lama. Pertama-tama, kami mengunjungi Perpustakaan dan Makam Bung Karno. Tempat ini ramai pengunjungnya, kayaknya di tiap sudutnya pasti ada orang-orang deh hehe. Setelah cukup lama di sana, kami beranjak ke Istana Gebang, rumah kediaman Bung Karno. Seriusan, saya suka banget nget nget sama rumah ini! Halaman yang luaaaaaaaas, rumah yang lebaaaaaar, berlantai dingin, pintu-pintu yang besar dan bikin sirkulasi udara jadi sejuk, ruangan-ruangan yang banyak, foto-foto dan peninggalan yang banyak menghiasi tiap tempat di rumah itu, belum lagi lemari-lemari kuno, dan kamar mandi yang benar-benar masih jadul. Saya rasa-rasanya gak mau pulang lagi pas sudah di Istana Gebang hihihi. Duh duuuuh, kalo sudah punya uang sendiri mau bikin rumah kayak rumahnya Bung Karno :D.
Selepas dari sana, mampir ke toko oleh-oleh untuk beli beberapa cemilan, kemudian kami ke daerah Kademangan. Di sana, salah satu teman kampus kami, Lidya, membuka usaha angkringan, namanya Angkringan 77. Sekalian mampir buat makan siang hehe. Makanannya enak-enak, kami juga saling bertukar cerita. Hingga hari sudah sore, kami memutuskan untuk pulang ke Malang (setelah ke rumah Mas Radit sebentar, terus ke tempatnya Ika juga, dan bawa pulang telur-telur bebek).
Blitar adalah kota cantik yang langsung saya sukai sejak pertama kali memasuki gerbang Selamat Datang-nya. Ah, semoga bisa ke Blitar lagi kapan-kapan :)
Patung ikonik
Di depan Istana Gebang
Taman samping Istana Gebang
Bersahaja :3
Ika-saya-Eva-Evi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar