Memotret di Jodipan

Kamis, 11 September 2014

Hari Senin kemarin, tanggal 8 September, saya bersama seorang kawan saya, Kak Ricky, pergi memotret di Jodipan. Ide awalnya kami akan makan dulu kemudian baru ke lokasi foto-foto. Karena Kak Ricky sukanya human interest, maka pemukiman penduduk di bawah rel kereta api di Stasiun Malang Kota Baru itu yang dipilih menjadi tempat eksplor jenis fotografi itu.

Saya sebenarnya pernah melihat pemukiman warga di sana dari atas jalan, hanya saja belum pernah menjelajahinya. Jadi bisa dibilang ini pertama kalinya saya masuk-keluar gang-gang di Jodipan dan melihat berbagai kegiatan dan situasi dan kondisi di sana. Setelah makan dari jam 2 siang, kami mulai foto-foto pukul 4 sore. Cuacanya bagus, sejuk, dan mendukung untuk jalan kaki. Alih-alih saya susah sekali dapat feel untuk human interest, saya menemukan obyek-obyek lain yang bagi saya oke untuk dipotret. Dapat sunset juga pas waktu sudah keluar ke jalan besar.

Kegiatan memotret kami berlangsung hingga  pukul 6 sore, kemudian kami ke Tugu dan minum kopi di sana, lalu balik ke kost. Sampai ke kost pukul 8 malam, dan saya kira jarak tempuh kami lumayan jauh—kami jalan kaki hehehe (hampir 10km gak sih, Kak?). Tapi sesi kali ini saya dapat banyaaaaaaaak ilmu dari Kak Ricky. Yang gak dapat foto selfi kali ya hahaha.

Nah, ini dia beberapa foto yang bisa saya bagikan di sini. Yang lain belum sempat ngutak-ngatik, jadi ini saja deh :)

Sisa-sisa 17an

Sepi jemuran

Jendela terbuka

Merah

Blur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS