Iklan tentang acara ini muncul mendadak di Instagram saya. Mungkin tidak mendadak juga, karena sudah beberapa waktu saya maju-mundur mendaftar fun run di Lindimara (nanti saya akan ceritakan di postingan lain ya), sehingga IG bisa "mendengar" pembicaraan saya dengan Kak Jef (?). Poster publikasinya yang muncul di IG saya seperti ini:
Hmm menarik juga ya. Kala itu kami baru saja selesai daftar untuk fun run Lindimara yang akan kami ikuti di bulan November. Waktu mengobrol dengan teman kerja kami, Teacher Faith, yang sama-sama sudah mendaftar di fun run Lindimara, dan dia bilang kalau dia dan suaminya sudah mendaftar fun run PLN ini juga. Saya dan Kak Jef akhirnya memutuskan untuk mendaftar juga (wkwkwk ada kawan XD) dan karena mendaftarnya perlu lewat aplikasi PLN Mobile, kami malah pergi ke kantornya supaya jika ada kendala bisa langsung tanya-tanya panitia di sana (solutif juga ya :p).
Kami mendaftar di hari Jumat siang, 26 September. H-1 banget penutupan pendaftaran wkwkwk, duhh untung jaringan lancar :p. Setelah itu, kami mulai berlatih lari setiap hari, supaya badan fit di hari race.
Pengelolaan acara oleh panitia lumayan teratur. Mereka menginformasikan jadwal pengambilan race kit dengan membagi hari berdasarkan nomor peserta, sehingga tidak terjadi penumpukan. Kami kena jadwal pengambilan di hari terakhir, H-1 sebelum race, karena nomor peserta belakangan wkwkwkkw (tuh kannnn akibat daftar mepet :p). Tapi gapapa, senang waktu pengambilan sudah sepi. Mereka juga melakukan pengecekan nomor BIB waktu pengambilan race kit, dan sounding di media sosial dan grup selalu ada sehingga para peserta aware terus terhadap kegiatan ini.
Hari race pun tiba, Sabtu, 25 Oktober, kami berangkat dengan tubuh yang fit. Flag off di pukul 5.25, saya jelas tidak pasang target muluk-muluk. Cukup finish di bawah 60 menit saja sudah oke hahaha, pace siput pun ga masalah (Ayu sudah mau lari saja sudah bersyukur yaaa XD).
Baru 3 menit lari, sudah kebelet pipis hahaha. Mampir di salah satu
kantor PLN dekat Pelni. Setelah lega, lari lagi. Tapi saya dan Kak Jef
ga lari terus-menerus. Lari-jalan-lari-jalan sampai finish.
Aman bangeeeeet, lebih enjoy dengan ritme begitu karena ga ada target
apa-apa juga hahaha. Di tengah-tengah jalan ada pos minum air putih dan
fotografer yang siap menangkap aksi lari terbaik kita. Saya cukup tidak
ambil pusing dengan itu, karena saya juga ga tau yang mana fotografernya
(ga pakai nametag ataupun jersey panitia).
Kami tiba di finish 48 menit kemudian, menerima medali, dan makan bubur kacang ijo. Acara panggung seperti sambutan-sambutan, door prize, dan goyang bersama tidak terlalu kami ikuti, karena pengen foto-foto di photo booth yang ramainya astajim, antre lama. Faktor keberuntungan juga tidak bersama dengan kami hahaha, karena waktu penarikan undian juga nomor gak kepilih. Gapapa deh, yang penting sudah ikut lari, itu yang penting! #azeqqqq
Banyak juga peserta yang sudah pulang.
Terima kasih, PLN UP3 Sumba, yang sudah bikin acara keren ini! Tahun depan ada lagi ga? Ada donnng! :D

Tidak ada komentar:
Posting Komentar