Mural Tipografi

Jumat, 31 Agustus 2018

Dulu pernah kepikiran dan sedikit bercita-cita untuk bisa bikin mural di tembok. Atau minimal ngecat pola yang sudah ada juga ga papa. Pokoknya pengen bikin gambar atau corat-coret di tembok. Tembok adalah media yang begitu luas untuk digambari. Menggunakan banyak cat juga, dan tentu kreativitas untuk bisa membuatnya menarik. Sayang, dulu belum ada kesempatan untuk bikin mural-mural begitu, karena tidak nemu tembok yang diijinkan hahaha. Lagipula, belum pernah mural sama sekali, tapi suka lihat orang mural.

Tahun ini terjawab sudah. Tembok di office saya ganti warna cat. Ada 4 sisi, dengan 3 sisi berwarna lebih muda, dan 1 sisi berwarna lebih tua. Kami memilih warna biru muda (biru langit) untuk 3 sisi dan warna biru gelap (biru samudra) untuk 1 sisi. Head officer kami yang tersayang, Miss Ghe, ingin membuat tipografi di sisi yang gelap itu. Di tempat saya bekerja, kami selalu punya satu tema setiap tahun. Tahun ini, temanya adalah Resilient, dan ada beberapa kata yang menjadi kata pendukungnya. Miss Ghe memilih kata Bounce Back untuk dituliskan di tembok bersisi gelap tersebut. Setelah Miss Ghe dan Kak Naa menemukan OHP di salah satu ruang kelas, saya dan Kak Fort yang menulisnya dengan menggunakan cat di tembok.

Pertama-tama, kami membuat garis pinggir tulisannya dulu ke tembok dengan disoroti dari OHP. Setelah itu, baru kami cat. Semua proses berlangsung sekitar dua jam, mulai pukul 8 pagi sampai 10 pagi, disambil dengan saya membuat surat tugas hahaha.

Semua orang yang ke office dalam sekarang merasa fresh dengan tampilan warna baru dan tipografi baru di tembok kami sekarang. Terima kasih, Miss Ghe, sudah kasih kesempatan untuk coret-coret sedikit di tembok, dan Kak Fort yang akhirnya bisa kolab bareng) hihihi. Dan Kak Naa yang sudah tolong menyiapkan OHP, kuas, dan foto-foto. Dan Bund dan Kak Jane, sudah ikut bantu memilih warna.

Ready to bounce back!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS