Di akhir praktik kerja lapangan 3 tahun lalu, saya membeli sepasang sepatu dengan uang yang diperoleh dari tuan pemilik mebel karena telah membantunya merekap nota-nota pembelanjaan perusahaannya. Uangnya tidak banyak, karena itu sepatu yang saya belipun sepatu yang biasa saja. Mungkin seharga dua piring nasi Padang kalau di Malang.
Sepatu baik, yang telah menemani perjalanan selama perkuliahan 3 semester, juga ketika berproses dalam pengumpulan data tesis, maupun ketika bimbingan dengan dosen 1 semester terakhir, adalah sepatu yang paling layak untuk ikut sidang akhir, tidak peduli cocok atau tidak dengan pakaiannya. :D
(Jas almamaternya sudah dilepas setelah sidang dan dibawa Mbak Meme untuk sidang akhirnya hari Jumat. Semoga berkah.)
Difotokan oleh Kak Jeff tadi pagi yang rela meninggalkan sebentar pekerjaannya supaya bisa menjemput saya di kampus untuk pulang dengan naskah-naskah tesis yang harus direvisi seusai ujian, lalu bersyukur atas kelulusan ini dengan makan nasi Padang. :D
Cerita Tentang Sepatu
Selasa, 09 Agustus 2016
Episode dari serial
monolog
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar