Pelangi Bangsaku 5

Kamis, 07 November 2013

Saya lupa cerita. Hari Sabtu minggu lalu, tanggal 2, saya main ke SMAK Kolese Santo Yusup, alias Kosayu, alias Hua Ind. Orang Malang pasti tahu ini di mana.

Ada acara Pelangi Bangsaku di sana.


Pelangi Bangsaku adalah acara dua tahunan yang diadakan oleh SMAK Kosayu. FYI, Kosayu itu mulai dari TK sampe SMA. Sekompleks, sekolah Katolik. Nah, untuk Pelangi Bangsaku sendiri adalah acara yang diadakan oleh SMA-nya, tetapi dari TK sampai SMP turut membuka stand di sana. Sementara hampir semua stand yang ada di sana adalah stand propinsi-propinsi di Indonesia.

Sesuai namanya, Pelangi Bangsaku, acara ini bertemakan keragaman Indonesia. Menurut teman saya yang alumni sana, di kompleks sekolah itu siswa-siswinya berasal dari segala penjuru Indonesia. Maka adalah baik sekali jika semakin dipererat tali persaudaraan itu, salah satunya dengan acara Pelangi Bangsaku ini. Tahun ini, Pelangi Bangsaku sudah 5 kali diadakan, dan ikon untuk tahun ini adalah NTB. Kalo 2 tahun lalu, ikonnya NTT dan saya tidak pergi ke sana untuk lihat :| Sudah, lupakan hahaha.

Karena lokasi Kosayu yang cukup jauh dari kost saya, saya pergi ke sana bersama Ika. Ika ini teman saya yang dari Mataram. Di sana, kami sudah janjian dengan Ninik dan Della. Sayangnya Della baru datang ketika kami sudah hampir selesai perjalanan mengelilingi seluruh stand (soalnya stand di sana ditata dengan jalur, jadi kita tidak bisa melompati stand ke yang lain tanpa melewati stand yang lainnya lagi). Karena ikon tahun ini adalah NTB, mulai dari pembukaan hingga jalur masuknya dihiasi dengan budaya NTB. Contohnya, seperti di foto-foto berikut ini.

Tarian Gendang Beleq

Ini saya lupa nama tariannya, nanti tanya Ika dulu

Ini di depan pintu masuk

Orang menenun

Karena kamera saya belum diisi batrenya, alhasil cuma memotret beberapa foto saja. Kami menikmati perjalanan mengelilingi stand tiap propinsi. Kalo di stand NTB kami ditraktri plecing kangkung sama Ika (makanan khas dari NTB), sampai di stand Blitar, kami dibeliin es sama Ninik (karena dia orang Blitar). Lalu, pas sampai di stand NTT, saya yang beliin mereka makanan dari NTT, seperti manisan asam, jagung titi, dan gula lempeng. Di stand NTT, saya bertemu dengan adek-adek yang datang dari berbagai penjuru NTT, dan syukurlah mereka bisa berbicara bahasa Kupang hihihi.

Itu adek-adek kelas X lho. Sudah, jangan bilang saya kurang tinggi, mereka yang pake high heels hahaha #pembelaan. Eh tapi kalo mereka lepasin high heels-nya, berarti mereka sama tingginya dengan saya dong? Sudah, lupakan :p

Kami pulang ketika hari sudah hampir sore. Acara yang berlangsung selama dua hari ini sepertinya tidak kehabisan pengunjung walaupun waktu itu sempat hujan. Ah, Hua Ind kreatif! Nanti kalo saya punya sekolah sendiri, mau dong bikin acara kebudayaan kayak gini di sekolah :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS