Dengar-dengar kalo ada bukit yang berawan tebal di daerah Kambata, viral banget di medsos. Mumpung libur Paskah nih, gas lah hahaha. Yang berangkat hanya 4 orang, yaitu Sarry dan Rizki (teman guru yang tinggal di mess), lalu saya dan Kak Jef. Kami berangkat tanggal 24 subuh, sekitar jam 4 pagi, karena lokasi sangat juaaauuuh dari Waingapu, masuk keluar hutan, minim penerangan, dan agak mendaki-menurun. Malam sebelumnya sempat hujan, agak ragu bakal ada awan atau tidak. Tapi ya cuss juga hahaha, siapa tahu kannn.
Perjalanan memakan waktu sekitar 2 jam, tapi ketika sampai di sana matahari sudah naik, dan kami hanya dapat awan-awan tipis. Wkwkwk, ya gapapa deh, halan-halan terus makan Pop Mie :D. Rame sekali orang-orang di sana yang datang, kek pasar.
Baliknya, ban motor bocor. Dapat tambal ban manual di rumah warga, menunggu 1 jam lebih sampai ban ditambal. Lalu kami pulang dengan selamat ke Waingapu.
Bukit Berawan di Kambata Mapambuhang
Kamis, 27 April 2023
Awannya tinggal sedikit
Episode dari serial
kisah mata,
melancong
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar