Tengah Malam yang Mencekam

Senin, 17 Januari 2022

Pada saat membaca salah satu novel karya Mbak Okky, saya berhenti dan sejenak mengingat kejadian mengerikan tapi sekarang malah lucu. Itu gara-gara di novel diceritakan kalau tokoh utamanya suka menyetel TV sepanjang malam sejak dia pulang bekerja, tidur, hingga pagi hari ketika dia bangun baru dimatikan. Saya teringat di suatu hari ketika saya masih kuliah dan kos, persis di sebelah kamar saya adalah kamar teman saya yang kuliahnya beda kampus dengan saya. Dia punya kebiasaan keluar nugas dari sore sampai malam, dan malamnya kalau dia pulang, dia akan menyetel TV keras-keras selama dia mandi, makan, dan tidur. Suatu kali dia pulang kemalaman dan langsung menyetel TV-nya. Ketika jam mulai memasuki tengah malam, acara di saluran yang mulanya adalah acara ketawa-ketawa berubah menjadi acara uji nyali. Waktu itu saya baru akan tidur. Karena memang penakut wqwq, saya berusaha mengabaikan suara musik latarnya. 5 menit, 10 menit, kok teman saya tidak mematikan TV ya. Saya tunggu lagi, 10 menit, tak kunjung dipindah salurannya. Fix sih ini teman saya ketiduran, karena teman saya ini juga penakut seperti saya, tidak mungkin dia betah membiarkan telinganya dirasuki bunyi-bunyian yang tidak enak. Tetapi saya ingat, acara seperti ini kan cuma sebentar saja. Paling-paling hanya setengah jam, dan kalau dihitung saya sudah menghabiskan waktu 25 menit untuk sedikit ketakutan di kamar saya, maka 5 menit lagi acara akan selesai dan saya akan tidur aman.

Begitu acara kelar, saya pun ikut senang (hahaha akhirnya keluar dari penderitan ini!) dan bersiap-siap tidur. Tidak masalah suara TV-nya kencang, ngantuk saya sudah di ambang batas. Pada saat mata sudah sayup-sayup, badan sudah hampir jatuh tertidur, tiba-tiba saluran menayangkan acara serupa seperti acara sebelumnya. Huaaaaaa lagiiiiiii????? Kali ini musik latarnya lebih menakutkan dari pada sebelumnya, dan saya harus menanggung ngantuk berat sekali lagi selama setengah jam full.

Wqwqwq. Aduh, kalau diingat tuh, lucu sekali. Saya ngedumel tidak karuan di atas tempat tidur sambil tutup telinga saya pakai bantal. Lampu kamar dinyalakan dengan perasaan mendua: terasa ada yang mengintip dari bawah kolong, tetapi juga panas. Hahahaha. Saya ingat, besok paginya saya bilang ke teman saya kalau saya baru tidur hampir pagi karena sepanjang malam ketakutan dengan musik latar acara laknat di saluran TV itu. Teman saya ketawa kencang-kencang, dan bilang dia terlalu kecapekan setelah pulang nugas, dan tidur nyenyak sampai pagi tanpa peduli acara TV yang diputarnya. Tapi kemudian dia minta maaf, dan sampai kami lulus dan saya pindah kos, dia tidak pernah lagi memutar saluran TV itu di tengah malam. XD

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS