Setelah bepergian dengan banyak kendaraan, kecenderungan lama saya ternyata belum hilang. Saya mabuk kendaraan kasus luar biasa hahaha, dan seberapa kerasnya saya berusaha untuk menghilangkan kecenderungan ini, malah makin menjadi-jadi. Saya suka pergi ke tempat lain dengan kendaraan, dan meskipun mabuk berat, saya tetap bisa pulih, walaupun itu akan menghabiskan waktu sehari.
Di rentang tahun 2013-2016, saya sangat rajin pergi-pergi ke luar kota, naik-turun bis berjam-jam, naik-turun kereta api, pun pesawat terbang. Dan saya baik-baik saja. Anehnya, sejak tahun lalu saya bepergian ke kota tetangga dengan bis, saya mabuk tak karuan, sampai muntah berkali-kali. Terakhir saya pulang Natalan di rumah pun, berangkat menggunakan bis, saya muntah lagi dan lagi. Lucu saya mengingat semua itu, tapi bagaimanapun saya kira mabuk kendaraan sudah menjadi 'ritual wajib' saya hahaha.
Untuk mengurangi mabuk saya ini, biasanya saya makan dulu sebelum berangkat, lalu minum obat anti mabuk supaya tenang. Setelah itu, saya pasti akan ngantuk hebat, dan tidur di kendaraan, bangun bila sudah tiba. Akan kehilangan momen menikmati perjalanan, tapi saya kira daripada tenaga saya terkuras habis semuanya karena muntah (kebanyakan saya akan sulit makan setelah muntah karena mabuk), tidur adalah jalan terbaik.
Hanya ada satu kendaraan yang tidak membuat saya mabuk, yaitu sepeda motor. Bersyukur, karena naik sepeda motor adalah kesukaan saya. Sekarang saya sering berjaga-jaga membawa obat anti mabuk di dalam tas saya, siapatahu ada yang mendadak mengajak pergi untuk membeli sesuatu dan harus menggunakan kendaraan beroda empat. :p
Mabuk Kendaraan
Selasa, 15 Januari 2019
Episode dari serial
monolog
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar