Rindu

Rabu, 28 September 2016

‘Na Kura menyebutnya gula air. Mengingatkannya kepada Mama Tana yang suka merebus pisang atau ubi petatas dan melelehkan gula air itu untuk dimakan bersama. Mengingatkannya pada beberapa jerigen yang telah naik-turun kapal dari Sabu ke Timor, dari Lederai ke Kupang, dari Bolou ke Sikumana. Gula air berarti rumah, pulang; dari siapapun dia menerimanya, di kota manapun dia sedang pergi.


Malang, September 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS