Bila kubilang aku tidak mengerti
Mengapa setiap kalimat ini kupenggal-
Penggal sehingga tampak seperti
Deretan puisi, maka aku akan lebih
Tidak mengerti lagi bila kautanya mengapa
Rinduku selalu jatuh pada namamu dan
Mengapa aku percaya tentang hari-
Hari depan yang bahkan belum menyentuh
Hari ini sebab mungkinkah aku begitu
Percaya diri terhadap takdir yang akan
Menghadapi kita sebagai kawan lama yang
Menawarkan kisah-kisah untuk
Kita jatuhkan diri kita lagi dan
Lagi ke dalam kasih yang paling dini, ke
Dalam cinta yang paling purba, ke
Pada dirimu, Sayang, dan diriku.
Malang, September 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar