Keberadaan malam memupuk keinginan yang mulai bertumpuk-tumpuk untuk bertemu di antara kata. Kau kucari-cari di sela derik meja dan kursi, kau kutemukan di lipatan kertas parkir tadi sore. Kita telah berjalan jauh, kita akan berjalan lebih jauh. Kerikil di setapak tersentak merasakan rindu paling keras kepala yang bisa kuderakan. Pompa air di sebelah kamar tercengang-cengang pada cinta yang tumbuh tegak, subur di sekitar kita, yang gemar menyebarkan aroma wewangian milik kita saja.
Malang, April 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar