Suatu hari, Kak Herly mengajak kami, adik-adik paduan suara gereja untuk naik kereta api ke Surabaya setelah dia bercerita kalau dia bekerja di sebuah sekolah di Surabaya, sehingga sehari-hari dia naik-turun kereta pulang balik Malang-Surabaya; yang mana itu adalah hal yang lumrah baginya, tapi tidak bagi kami yang jarang, bahkan tidak pernah naik kereta sama sekali (alias aku hahaha). Oleh sebabnya, kami sangat bersemangat dengan rencana naik kereta ini, karena di Surabaya kami akan pergi ke Patung Sura dan Baya, ikon dari kota Surabaya itu sendiri.
Kami berangkat tanggal 2 Juni subuh pukul setengah lima, dan tiket sudah dibeli dan dicetak satu minggu sebelum keberangkatan.
Tiket saya dan Indra. Tiket teman-teman yang lain sudah dipegang mereka sendiri.
Malam sebelum keberangkatan, beberapa dari kami menginap di rumah kontrakan Kak Herly, supaya tidak bangun kesiangan. Jelas Indra si tukang tidur sudah diwanti-wanti Kak Herly, jadi dia juga ikut menginap wkwkwk. Kak Christin dan Kak Julian akan menyusul langsung ke stasiun, begitu juga Kak Calvin dan Dave. Di hari H, kami semua sudah check in dan akan masuk ke gerbong, saat Kak Calvin dan Dave terbirit-birit dari parkiran karena mereka kesiangan wkwkwk. Untung mereka masuk tepat saat kereta berangkat. Kami duduk semua bersama, kecuali Kak Christin dan Kak Julian, karena mereka memang membeli tiket terpisah dengan kami.
Saya dan Viani, difotokan oleh Tyo
Pukul 7.25 tepat kami tiba di Surabaya. Sempat lagi foto-foto di rel hahaha, pasti pak petugasnya hanya bisa maklum ya XD
Wkwkwk macam-macam pose
Kami sarapan dulu, karena berangkat kepagian belum ada yang sempat makan pagi. Ada warung dekat stasiun yang bisa kami singgahi untuk mengisi kampung tengah.
Nom nom
Setelah sarapan dan mengisi tenaga, baru kami berjalan kaki ke patungnya wkwkwkkw. The real jalan kaki pagi, matahari terik paraaaaah. Tapi setelah beberapa saat berjalan, akhirnya sampai jugaaaa. Dan yang terjadi setelahnya adalah: foto-foto XD
Setelah puas berfoto dan berpanas-panasan, kami menyelesaikan sesi di patung wkwkk, dan diajak Kak Herly makan siang di Mall Pasar Atom. Setelah dari sana, baru kami ke stasiun lagi untuk naik kereta balik ke Malang.
Indra ngapa dah? XD
Tiba di Malang sudah sore, makan lagi ditraktir Kak Julian. Dankeeee, Kak Juliii! Setelah itu, hari mulai gelap, dan kami pulang ke rumah dan kos kami masing-masing. Terima kasih untuk perjalanannya, Kak Herly-Kak Christin-Kak Julian-Kak Calvin-Tyo-Indra-Dave-Viani! Senang sekali pengalaman pertama naik kereta api bisa seseru ini ^^


Tidak ada komentar:
Posting Komentar