Nopember adalah gerimis yang menggeliat dari sudut-sudut langit,
yang jatuh turun menjemput aroma tanah pada hujan paling pertama.
Desember adalah lembab yang meriap di sela-sela awan mendung,
yang tumbuh pada celah-celah mimpi sehabis hujan.
Kau adalah rindu yang sempat terkatakan,
dari lipatan buku yang hampir terlupa ketika kita berhadap-hadapan.
Malang, November 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar