Kiasan

Minggu, 25 Mei 2014

Angin menelusur detak-detak jam,
     kemudian menyempurnakan malam yang sedang melamun.
Kau menggelar untaian mimpi-mimpi yang hadir bersama kilau kelap-kelip cahaya.
Aku memaknainya sebagai kebahagiaan.
Karena binar matamu memerangkapku; kilau cahaya semakin lembut.


Malang, 28 April 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS