[cerpen] Apes

Senin, 27 Mei 2013

Malam itu, Mikha duduk tidak tenang. Di depannya ada sebuah buku yang terselip pembatas, menandakan halaman yang sedang dia baca. Di atasnya, sebuah telepon genggam tergeletak. Sesekali dia meneguk air di gelas di sebelahnya dan mengecek jam weker lebih sering.
Pukul 11.55 malam. Tangannya semakin dingin, sedang tubuhnya terasa menghangat. Dia meraih telepon genggamnya dan mencari satu nama di kontak. Lalu meletakkan lagi telepon genggam itu.
Tidak, tidak bisa, pikirnya.
Pukul 11.57 malam. Tinggal tiga menit lagi dan hari akan berganti. Mikha kembali meraih telepon genggam dan mencari nama yang sama. Dengan keberanian yang terseret-seret,  dia memencet pilihan ‘call’ dan menahan napas.
Satu detik. Dua detik. Tiga detik.
“Nomor yang Anda tuju sedang sibuk, cobalah beberapa saat lagi.”
“Apes!” dia mengumpat.
Kekesalannya terhadap suara tante-tante itu membuatnya melakukan panggilan ulang. Dan tersambung!
“Halo?” jawab suara dari seberang. Ester.
Dia gelagapan.
“Ha... Halo! Eh, selamat... Selamat ulang tahun, ya.”
Klik.
Telepon genggamnya mengakhiri pembicaraan secara sepihak. Kehabisan pulsa.
“Apeeeeeees!”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS