Setelah sekian lama tidak ke Sumba Barat, kemarin Sabtu saya ke Wanukaka untuk mengikuti urusan adat nikah Linda, adiknya Kak Jef. Kami berangkat dari Waingapu sekitar jam setengah 12 siang, dan tiba sore jam setengah 4. Sebenarnya bisa sampai lebih awal, tapi hujan deras menahan perjalanan kami di Lewa, sehingga harus berteduh sekitar satu setengah jam (nasib ga bawa jas hujan kannnn wkwkwk). Acara adat berlangsung jam setengah 6 sore hingga jam 11 malam. Hari Minggu pagi, kami sudah harus kembali ke Waingapu, supaya bisa bisa jalan santai. Singgah berbersih di rumah Kak Ade di Waikabubak, saya mengajak Kak Jef untuk melihat patung Tuhan Yesus di Taman Wisata Religi Gollu Potto yang tidak jauh dari rumah Kak Ade.
Saya kaget banget lihat patungnya sangat buesarrrrrr! Saking besarnya, kami berdua ga naik sampai ke atas, cukup di parkiran buat foto-foto wkwkwk.
Setelah dari Gollu Potto, kami pergi ke Kampung Prai Ijing. Di sana kebetulan ada gubernur yang juga datang mengunjungi, jadi agak rame dan banyak orang. Saya dan Kak Jef ambil foto di sudut aja, yang penting foto sama kampungnya dapat.
Setelah dari situ, kami tancap gas sudah menuju arah timur. Namuuuuun, di Sumba Tengah kami mampir lagi wkwkwk. Ada tempat wisata juga di sana, namanya Dermaga Pamalar. Tempatnya tenang, asri, dan sejuk.
Habis lihat-lihat di situ, kami jalan lagi dan mampir makan dulu di Langgaliru. Saya mengantuk berat, keknya 1 jam lebih tidur di tempat makan wkkwkwk, untung ada tempat lesehan. Sempat foto sedikit di Hutan Tanadaru, lalu benar-benar tancap gas ke Waingapu.
Senang bisa refreshing sedikit di bulan yang jenuh ini hahaha :D




Tidak ada komentar:
Posting Komentar