Kilas Balik 2016

Jumat, 06 Januari 2017

Melanjutkan postingan Mengingat 2015, saya pun ingin memutar kembali ingatan terhadap 2016 yang telah lewat.


Januari
Januari diawali dengan jalan-jalan ke beberapa tempat wisata di daerah Cangar, Batu. Bersama Kak Jef, Embun, Angga, Eky, dan Erwin, kami pergi ke Air Terjun Watu Ondo, lalu ke Tempat Pemandian Air Panas di Cangar (walau kami tidak ikutan mandi karena terlalu ramai dan mendung juga, sehingga kami memutuskan untuk ke Goa Jepang yang ada di kawasan itu), dan berakhir di Alun-Alun Batu. Beberapa hari kemudian, berwisata lagi ke Sumber Sirah, kali ini bersama Ebin, Kak Vincil, Kak Jef, dan Wahyu. Mandi-mandi asik di sana, sayang saya tidak lincah berenang. Ke Jogja lagi, mengantarkan adik kembali dari liburannya di Kupang. Di akhir bulan, dapat payung gratis dari Kak Herly ketika pulang dari kosnya. Lumayan, bisa untuk menggantikan payung semata wayang saya yang ketinggalan di ruang kelas beberapa waktu yang lalu.

Tetumbuhan segar di sekitar Goa Jepang

Februari
Backpacking bersama Kak Jef ke Jogja. Merayakan ulang tahun perak PS Suara Nafiri dengan menyanyi bersama dengan alumni PSSN di ibadah siang, dilanjutkan makan-makan bersama. Akhirnya menutup akun Instagram. Tapi bikin Instagram baru yang isinya sketsa-sketsa doang. Kelak, bertahan sampai Inktober sampai akhirnya kembali mengganti username ke username awal.

Selepas ibadah siang

Maret
Lanjut deaktivasi akun medsos setelah Instagram, seperti Twitter, Tumblr, dan Facebook. Tapi Facebook masih sering aktif lagi, cuma ingin memantau dan upload sedikit-sedikit. Mengajar lagi. Nonton orkestra lagi. Pelayanan lagi bersama PSSN.

Pelayanan bersama PSSN

April
Datang ke wisuda semester ganjil teman-teman angkatan S2. Mulai serius memikirkan tesis yang terbengkalai (karena sok sibuk) sejak bulan November lalu. Menetapkan pilihan tempat penelitian tesis di Balai Kota. Setiap hari bergumul dengan proposal di perpus kampus. Menyempatkan membantu menggambar dan mewarnai beberapa skripsi arsitekturnya Kak Jef.

Kesibukan meja di perpus kalau lagi bikin tesis

Mei
Akhirnya seminar proposal juga. Revisi sedikit-banyak, lalu mengurus keperluan adminstrasi surat-menyurat ijin penelitian.

Ngajakin anjingnya temannya Kak Jef jalan-jalan di CFD

Juni
Musim sakit saya dan Kak Jef. Mungkin karena banyak pikiran mengenai tugas akhir. Mungkin. Kuisioner diantar ke tempat penelitian. Masih revisi sedikit-banyak di proposal tesis kemarin.

Setelah sembuh, jalan-jalan bentar foto-foto di mural

Juli
Awal bulan, ke Pantai (akhirnyaaaaaa, pantai pertama saya di Malang!) Goa Cina bersama Kak Jef, Embun, Erwin, Teta, dan Angga. Berikutnya, kakak ketua PSSN, Kak Fortune, menikah! Dilanjutkan dengan pernikahan teman baik semasa S1 saya, Mbak Riya. Di pertengahan bulan, memutuskan mengepak semua barang saya di kos dan pindah ke kos lain. Baru pertama kali pindahan dan kaget dengan barang-barang saya yang (beranak-pinak sepertinya, sehingga jumlahnya) sangat banyak, 1 pick-up rata net! Pindah ternyata memberikan saya semangat yang menggebu-gebu untuk mengolah data tesis saya dan menulis bab 4-5 hingga bermalam-malaman berhari-hari (syukur kepada Semesta, Kak Jef dengan baik hati membuatkan makan siang untuk saya dan diantarkan ke kos supaya saya tidak perlu keluar cari makan atau memasak lagi), semakin rajin masuk keluar perpus kampus, bimbingan hingga acc dari pembimbing, dan daftar ujian.

Bukan iklan sampo :p

Agustus
Akhirnya sidang akhir di pertengahan bulan. Bantu-bantu di tim altar gereja, berhubungan dengan tema bulan budaya. Pulang malam terus. Oh, pertama kalinya bikin ilustrasi untuk undangan pernikahan seorang kakak blogger (dibayar dengan 2 helai selendang tenun Timor dan Sumba Timur yang 'tuhan e pung cantik lai!').

Meja belajar sewaktu menuju sidang akhir tesis

September
Awal bulan mengikutsertakan diri (dan menarik Kak Jef) dalam kegiatan Pekan Budaya Indonesia 2016, yang tahun ini diadakan di Malang, Taman Krida Budaya. Mumpung acaranya gratis, belajar banyak hal di sana, seperti membatik, mewarnai topeng, mewarnai keramik. Ada juga pameran kebudayaan dan pameran lukisan di sana. Berkenalan dengan Bapak Pembatik yang suka berbagi ilmu membatiknya dari Museum Nasional. Di pertengahan bulan, ketemu penyair muda dan cukup terkenal di dunia sastra NTT, seorang teman baik, Kak Mario, di Jogja, yang dengan murah hatinya membagikan persediaan gula Sabu sebotol kepada saya. Di akhir bulan, Kak Jef diwisuda.

Pegang canting masih salah-salah heheee

Oktober
Awal bulan, Kak Jef pulang ke Sumba, papanya berpulang ke pangkuan Bapa di sorga. Saya berusaha menjaga konsistensi ikutan Inktober, walau di akhir-akhir bulan pake sistem rapel. Saya wisuda kedua kalinya. Ke Jogja lagi karena adik sidi. Pulang ke Kupang tanpa persiapan, tetapi gembira.

Di Taman Doa sebelum ibadah tahbis sidi

November
Awal bulan di Sabu, bertemu sanak keluarga yang rindu. Kembali ke rumah Kupang, menikmati liburan di rumah bersama Papa, Mama, dan Adik Bungsu, membantu adik membuat prakarya tugas sekolahnya, dan balik lagi ke Malang. Berburu tandatangan dosen untuk lembar pengesahan tesis.

Mama tana mau ke pesta nikah :*

Desember
Tanda tangan dosen lengkap, tesis boleh dijilid, ijazah boleh diambil. Kak Jef kembali balik ke Malang. Bantu-bantu Kak Jef pindah kos. Malam Natal sendirian, karena adek ikut ibadah paling pertama dan Kak Jef sakit. Natal dan Tahun Baru dengan baik. Kesampaian juga nonton kembang api massal. Hehehe.

Kado Natal combo :D


Demikian sekelabat kenang-kenangan tahun 2016 yang bisa saya ingat. Semoga 2017 bisa mengalami hal-hal baik lagi. ;).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS