Berawal dari diskusi lepas bersama teman-teman paduan suara, tanggal 16 Juli 2015 menjadi hari liburan bersama dan pergi-pergi. Lokasi yang dituju adalah Coban Pitu, sekitar Batu terus-terus ke sana lagi di daerah Pujon. Hmmm, saya lupa berapa menit perjalanan kami, sebab postingan ini bisa dibilang kadaluarsa dari waktu seharusnya diposting. Hahaha. Ya sudahlah.
Jumlah kami 24 orang, berangkat dengan sepeda motor, berduabelas sepeda motor berarti yaa. Tiba di tempat yang seharusnya kami bisa markir motor, ternyata tidak ada yang bisa menjaga. Tukang parkirnya sepertinya libur, karena hari itu memang hari yang malamnya malam takbiran. Mungkin mau persiapan juga. Kami diarahkan oleh penjaga hutan (lokasinya memang lewat desa lalu parkiran lalu hutan) untuk membawa sepeda motor kami ke atas, di pinggir hutan, karena di sana ada penjaga hutan lain yang bisa membantu menjaga. Medan menuju 'parkiran' di pinggir hutan lumayan berbatu-batu dan berdebu, sehingga belum sampai ke air terjunnya, kaki kami sudah kotor. Ah, gak papa, berani kotor itu baik. Toh kami menuju air terjun, tentu bisa sekalian mencuci kaki (dan mandi!) di sana.
Setelah memarkir sepeda motor kami, ternyata kami harus berjalan sekitar 45 menit untuk sampai ke air terjunnya. Di perjalanan, kebetulan saya beriringan bersama Kak Jefri, teman dari Komisi Pemuda di gereja yang juga ikut bersama kami. Cerita-cerita sepanjang perjalanan bersamanya sungguh menyenangkan dan membuat penasaran. Saya rasa karena momen inilah kami kemudian bisa bertukar lebih banyak cerita dan pengalaman sampai membuat hati saya penuh.
Nah, sesampai di air terjun, yang kami lakukan adalah makan siang! Jalan kaki di pagi menjelang siang memang agak menguras tenaga, karenanya kami makan siang dulu sebelum bermain-main di air terjunnya. Beberapa teman laki-laki malah sudah mandi di air terjunnya lebih dulu baru makan siang. Apalah apalah, yang penting semua senang :D
Ketika matahari sudah turun, kami kembali pulang ke Malang. Saya waktu itu dibonceng Nowel dan kami sempat nyasar jauh sekali, tapi akhirnya berhasil menemukan jalan pulang. Hahaha.
Terima kasih untuk ke-23 teman-teman seperjalanan! Kak Herly, Sinyo, Kak Tune, Anggi, Nowel, Bu Marita, Henny, Embun, Tio, Kak Juli, Wina, Kak Calvin, Kalion, Ribka, Sischa, Rey, Kak Christin, Erwin, Indra, Ayub, Kak Jefri, Bang Nahum, Will, dan Erwin. Spesial buat Bu Marita, Henny, Anggi, Embun (dan Ibunya Embun) yang sudah mau memasak makan siang buat kami. Kapan-kapan jalan-jalan lagi yaaa!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar