Semester baru sudah dimulai, tepatnya 5 September 2011. Diawali dengan workshop menarik yang digelar oleh Direktorat PKK yang mengusung tema yang saya pakai didalam menulis sambutan awal Semester ganjil 2011-2012 ini: Be Ready For Change. Kata-kata yang tertulis di kaos: I change, How about you? Sangatlah memberi inspirasi.
Perubahan terus menerus terjadi di Universitas Ma Chung tercinta. Ada yang pergi (rekan-rekan angkatan 2007 yang telah lulus dan masuk ke dunia kerja) dan ada yang datang (rekan-rekan Mahasiswa baru angkatan 2011). Perubahan selalu terkait dengan banyak hal: perubahan penampilan, perubahan pola pikir atau mindset, perubahan sikap, perubahan motivasi, perubahan tindakan, perubahan-perubahan yang memberikan dampak baik itu positif , maupun yang bisa jadi memberikan pengaruh kurang baik bagi diri sendiri maupun lingkungan.
Saat memasuki tahun akademik yang baru, semester yang baru, kepengurusan yang baru, harapannya tentulah terjadi perubahan yang membangun, yang positif, yang memberikan dampak kemajuan bagi individu maupun institusi. Berbagai upaya telah dilakukan, misalnya mencoba meningkatkan komunikasi dan kordinasi antar unit, dengan memberdayakan kalender kegiatan terintegrasi, dengan harapan setiap sivitas akademika lebih dapat memanfaatkan setiap kegiatan yang ada, terlibat aktif, punya banyak alternatif pilihan, dan sudah dapat merencanakan keterlibatannya sedini mungkin. Kalender terintegrasi ini juga diharapkan menjadi sarana dalam memadukan kekuatan dan makna “KITA” dalam mencapai tujuan-tujuan mulia unit, dengan menggalang kekuatan bersama, dana bersama, aspirasi bersama, dengan harapan, kita bisa melakukan hal yang lebih besar seperti yang dikatakan Konfusius: Ketika orang orang kecil, ditempat tempat kecil, melakukan hal hal kecil (bersama) maka wajah dunia akan berubah.
Kita semua mau berubah, menuju perbaikan, menuju kesempurnaan, menuju kesuksesan, menuju keteladanan, sehingga cita-cita luhur Universitas Ma Chung sebagai A LIVING EXAMPLE bisa terwujud melalui peran aktif setiap sivitas akademika. Kita semua adalah masterpiece Tuhan, yang begitu potensial, dan dengan kontribusi kita masing-masing sebagai individu, sebagai unit, sebagai kekuatan kolektif, maka Universitas Ma Chung yang dititipkan Tuhan dan pendiri kepada kita, bisa menjadi besar dan bisa membesarkan kita semua. Peran itu harus dimainkan oleh setiap dari kita, yang begitu unik dan spesial.
Masalahnya ……………, seberapa siapkah kita melakukan perubahan, perubahan apakah yang sudah kita upayakan, untuk diri pribadi dan untuk institusi dimana kita menggunakannya sebagai ladang yang dipercayakan Tuhan dalam kita mengaktualisasikan talenta-talenta kita? Seberapa konsisten kita memperjuangkannya, dengan berbagai disiplin diri, untuk sebuah nilai integritas, agar kelak, pada waktuNYA, kita boleh berbangga, sebab kita telah menanamkan nilai, menorehkan sejarah, membuat catatan perjalanan yang memberi dampak luas bagi banyak orang?
Tugas siapakah perubahan itu? Tugas pimpinan kah? Tugas orang-orang tertentukah? Atau tugas kita semua, sebagai The agent of change, sebagai masterpiece Tuhan, sebagai orang yang terpanggil untuk kesempurnaan, untuk berkontribusi nyata, untuk memberikan warna perjalanan sejarah kita pribadi dan Universitas Ma Chung. Baik kita pimpinan, dosen, staf, mahasiswa, masing-masing dari kita, punya panggilan, punya kontribusi, punya potensi, punya kesempatan, yang harus kita gunakan, agar waktu yang ada kita perhitungkan seperti yang diajarkan kepada kita semua: “Ajar aku Tuhan untuk menghitung hari-hariku…. Sehingga aku beroleh hati yang bijaksana”. Kiranya Tuhan, pengalaman, waktu, dan setiap orang lain yang kita temukan, memberikan kita hikmah baru, menajamkan kita, memotivasi kita, untuk menjadikan hari-hari kita, menjadi bernilai, penuh makna, dan berkontribusinyata.
Berikut adalah kutipan-kutipan yang ditulis oleh mereka yang menjalani hidupnya sambil terus menghitung hari-hari mereka sehingga memperoleh hati yang bijaksana:
"Having problems does not mean that there is something wrong with you.
It means that you are human, and living in a very real world."
"There is a great difference between worry and concern.
A worried person sees a problem, and a concerned person solves a problem."
Harold Stephens
"The way to get things done is not to mind who gets the credit for doing them."
Benjamin Jowett
"What we have done for ourselves alone, dies with us;
what we have done for others and the world, remains and immortal."
Albert Pike
"There are two ways to live:
you can live as if nothing is a miracle; you can live as if everything is a miracle."
Albert Einstein
"Happiness is not something ready made. It comes from your own actions."
Dalai Lama
THE SONG OF T’AI CHI
Ketika dilahirkan, manusia lembut dan lemah
Saat meninggal menjadi kaku dan keras.
Ribuan mahluk, tanaman dan pepohonan,
Adalah lembut dan lentur ketika tumbuh.
Saat mati menjadi getas dan kering.
Sesungguhnya yang kaku dan keras adalah
Sahabat dari kematian;
Yang lembut dan lentur adalah
Sahabat dari kehidupan
(Tao Te Ching)
Selamat memaknai Semester I/2011-2012.
Malang, 7 September 2011
Leenawaty Limantara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar